Teropongistana.com Jakarta – Peringatan Hari Pendidikan Nasional kemarin, Sabtu (2/5/2026), tak hanya diwarnai dengan ucapan selamat dan harapan, namun juga menjadi momen bagi ribuan mahasiswa untuk turun ke jalan menyuarakan aspirasi. Di kawasan Patung Kuda dan sekitarnya, aksi unjuk rasa digelar dengan semangat menyampaikan kritik terhadap kondisi pendidikan nasional yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan sejumlah organisasi kemahasiswaan lainnya berkumpul sejak sore, membawa berbagai tuntutan. Mereka menyoroti isu krisis struktural pendidikan, mulai dari ketimpangan akses, penurunan kualitas, hingga penggunaan anggaran yang dinilai belum tepat sasaran, termasuk perbandingan alokasi program dengan kesejahteraan guru dan fasilitas sekolah.

Aksi yang semula berjalan damai sempat memanas setelah ultimatum yang diberikan tidak terjawab, namun situasi tetap dikawal dengan ketat oleh aparat keamanan untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

Pesan Mendalam Kasat Reskrim Jakpus

Merespons dinamika tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, melalui akun instagram pribadinya @Robyherisapturta menyampaikan pesan penuh makna mengenai arah dan tujuan pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, di tengah berbagai perdebatan dan harapan yang ada, visi utama pendidikan harus tetap teguh: mencetak manusia berkualitas yang menjadi aset berharga bagi bangsa.