“Kami mendesak pemerintah untuk segera membubarkan program MBG. Anggaran pendidikan harus dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan pendidikan, bukan dialihkan ke program yang tidak menyentuh akar persoalan,” serunya.

Adi juga menyoroti berbagai persoalan klasik yang masih menjadi beban masyarakat, seperti ketimpangan akses dan mahalnya biaya sekolah. Ia menilai momentum kritik ini harus menjadi titik balik bagi pemerintah untuk kembali pada amanat konstitusi.

“Jika negara serius ingin membangun masa depan, maka pendidikan harus menjadi prioritas utama. Bubarkan MBG, wujudkan pendidikan gratis dan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.