Teropongistana.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Anton Sukartono Suratto, menilai peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap tanggal 20 Mei, sebaiknya tidak hanya dimaknai sebagai pengingat sejarah berdirinya Boedi Oetomo. Menurutnya, momentum ini harus menjadi panggilan bersama seluruh elemen bangsa untuk memperkuat fondasi ketahanan nasional di tengah dinamika dunia yang penuh ketidakpastian saat ini.
Pandangan itu disampaikan Anton saat berbincang dengan Kedai Pena di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Baginya, semangat kebangkitan yang diwariskan para pendiri bangsa kini harus diubah menjadi langkah nyata menjaga eksistensi dan kedaulatan Indonesia.
“Kita tidak boleh hanya tenggelam dalam romantisme sejarah masa lalu. Sebagai putra bangsa yang mencintai negara ini, saya melihat Harkitnas 2026 adalah momen kolektif untuk mengokohkan ketahanan nasional kita menghadapi tantangan zaman yang terus berubah,” tegas Anton.
Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat ini menekankan, semangat kebangkitan menuntut persatuan gerak seluruh komponen bangsa. Hal ini diperlukan guna menciptakan keseimbangan ideal antara stabilitas keamanan negara, iklim demokrasi yang sehat, serta jaminan perlindungan penuh atas hak-hak dasar setiap warga negara.

“Kita harus mampu bertransformasi menjadi bangsa yang tangguh, cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi, dan memiliki kedewasaan berpikir. Semua kemajuan ini tentu harus tetap berpijak pada akar budaya dan rasa cinta yang mendalam terhadap tanah air,” jelasnya.
Kedaulatan Meluas ke Ranah Digital




