Jerry merinci sejumlah kebijakan dan pernyataan kontroversial yang melekat pada sosok Dadan Hindayana, antara lain:

1. Wacana Minum Susu 2 Liter: Pernyataan yang menuai kritik tajam dari pakar gizi dan masyarakat saat menyarankan anak-anak harus minum susu hingga dua liter per hari demi pertumbuhan. Angka ini dinilai tidak realistis, berlebihan, serta memberatkan masyarakat dan negara.

2. Polemik Keracunan Massal: Kepemimpinannya diwarnai catatan buruk akibat maraknya kasus keracunan massal yang menimpa siswa penerima manfaat di berbagai daerah, yang menunjukkan lemahnya pengawasan kualitas dan keamanan pangan.

3. Anggaran IT dan CCTV Fantastis: Pengalokasian dana sangat besar mencapai Rp1,2 triliun khusus untuk sistem Teknologi Informasi dan pengadaan kamera pengawas, yang dinilai tidak sebanding dengan hasil pemantauan di lapangan dan menimbulkan tanda tanya besar.

Menurut Jerry, ketegasan Presiden Prabowo Subianto dalam mengambil keputusan ini patut diapresiasi setinggi-tingginya. Langkah ini sekaligus membantah anggapan yang beredar bahwa pemerintahan Prabowo masih disetir atau dipengaruhi oleh Jokowi. Nyatanya, orang kepercayaan dan titipan Jokowi pun berani dicopot jika kinerjanya buruk dan merugikan negara.

“Langkah tegas Prabowo ini patut diapresiasi. Ini bukti nyata bahwa anggapan Prabowo disetir Jokowi itu salah besar. Buktinya, orang dekat dan kepercayaan Presiden ke-7 ini dicopot tanpa ragu. Pesannya jelas: siapapun pejabat yang tidak berpihak pada rakyat, tidak mau mendengar keluhan masyarakat, dan justru menyusahkan rakyat, harus siap-siap dicopot dari jabatannya,” pungkas Jerry Massie.