Menolak Respons dan Tidak Menghargai Forum
Budiman menjelaskan bahwa dirinya melayangkan teguran keras bukan tanpa alasan, melainkan karena tindakan mahasiswa tersebut dinilai tidak menghormati forum ilmiah yang sedang berjalan.

“Menurut saya diskusi yang ingin diajukan bukan lagi mengenai substantif topik. Saya meminta dia untuk tinggal di forum itu. Tetapi, karena hak saya merespon pertanyaannya di depan forum tidak ditanggapi, maka saya menegur keras dan dia malah meminta saya keluar dari forum itu untuk berdiskusi berdua saja dengannya di luar,” urai Budiman.

Dirinya menyatakan keberatan atas sikap tersebut karena masih ada kewajiban untuk melanjutkan dialog dengan elemen mahasiswa lainnya yang hadir di lokasi.

“Hal itu yang membuat saya keberatan. Karena dia tidak menghargai forum, karena saya harus melanjutkan diskusi dengan mahasiswa dari HMI Semarang, PMII Semarang, dan lainnya,” tambah Kepala BP Taskin tersebut.

Baca Juga Bank Banten Kembali Dipercaya Salurkan Bansos Rabu, 10 Juni 2026
Bank Banten Kembali Dipercaya Salurkan Bansos

Budiman sangat menyayangkan potongan peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial, karena mengaburkan substansi penting dan menarik yang sebenarnya sedang dibahas bersama para mahasiswa.

Di akhir penjelasannya, Budiman menekankan pentingnya menjaga esensi ruang dialog dengan kepala dingin dan adu argumen yang konstruktif.

“Negara tidak bisa dibangun hanya dengan kemarahan. Negara dibangun dengan gagasan, dengan argumentasi, dan dengan kemampuan menghadirkan jalan keluar,” pungkasnya.