Namun, Yures mengusulkan agar makin tepat sasaran, utamakan daerah dengan angka stunting paling tinggi, bukan sekadar menghitung jumlah siswa. Seperti, ibu hamil, menyusui, dan balita juga harus jadi prioritas utama.

“Pendistribusiannya perlu diawasi bersama. Komite sekolah dan LSM harus aktif mengawasi agar tidak ada penyimpangan. Jika dikelola dengan baik, MBG akan menjadi fondasi kokoh menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Yures.