Sementara itu pihak masyarakat Desa Nifasi dengan perusahaan menyayangkan bahwa ada oknum-oknum mengaku masyarakat Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, melakukan protes terhadap perusahaan yang sudah terjalin dengan baik dan harmonis.
“Tentu dengan cara-cara protes yang mengaku masyarakat Papua terutama Papua Tengah. Sangat merugikan pihak-pihak lain yang sampaikan ke mereka itu untuk melaksanakan protes itu,” ucap Yantris Monei.
Baca JugaHarga Satuan Rp2,2 Miliar per Unit, Kesesuaian Mobil Derek Dishub DKI DipertanyakanRabu, 24 Juni 2026

Padahal kata Yantris, sebagai pemilik hak ulayat pihaknya bersama masyarakat akan mempasang badang jika ada yang menganggu keamanan dan ketertiban daerahnya.
“Tentu akan kami temui warga yang mengaku-ngaku bahkan memfitnah dan mengadu domba di wilayah kami yang damai dan rukun,” terangnya.
Baca JugaKasus Penyekapan Bandung Ditangkap, Wakil Ketua Komisi III DPR: Hukum Seberat-beratnyaRabu, 24 Juni 2026



