Diakui Ramlan, sejumlah tokoh Sumsel memilih bergabung ke PKB karena menganggap PKB memiliki ideologi yang kuat dalam hal kebangsaan, keindonesiaan dan keislaman, sehingga mereka tertarik.

“Prinsip ideologi yang dianut PKB kontek kebangsaan dan keindonesiaan serta keislaman itu, yang menjadikan mereka sangat tertarik, dan pada 25 November nanti akan ada gelombang kedua,” tuturnya.

Baca juga : Erick Thohir Apresiasi Langkah BRI Dampingi UMKM Jalani Transformasi Digital

Ditambahkan mantan anggota DPRD Sumsel ini, dengan kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) kader baru, pastinya akan menjadi kekuatan bagi PKB di Sumsel. Menurutnya kader baru tersebut tetap akan diakomodir dalam kepengurusan yang ada, sehingga pengurusan PKB yang ada di Sumsel semakin solid.

“Insya Allah ini satu kekuatan tambahan bagi PKB di Sumsel. Yang jelas kita bersama- sama memiliki visi membersarkan PKB khususnya di Sumsel dalam menghadapi pemilu 2024 mendatang,” tandasnya. (Yusri/Red)