Kepada Teropongistana.com di Jakarta dilaporkan, Herry melihat selama ini sejumlah parpol masih didominasi oleh kelompok usia tua.

Maka dari itu, ia mendorong agar keterlibatan generasi milenial di dalam parpol bisa lebih dimaksimalkan.

“Pilpres 2024 alangkah baiknya memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi generasi milenial berkiprah lebih lagi,” kata Herry.

Selain itu, Herry juga menekankan perlunya perbaikan sistem politik, terutama soal budaya politik yang cenderung koruptif.

“Perilaku korupsi ini adalah variabel utama yang bisa mengubah persepsi milenial untuk pasif atau aktif pada konstelasi politik,” bebernya.

Herry menyimpulkan, jika parpol ingin merealisasikan potensi dan menempatkan milenial, maka persoalan itu harus tuntas sebelum 2024. (Red)