Tak hanya itu, Sigit menyatakan bahwa, pencapaian kekebalan komunal tersebut juga merupakan salah satu upaya dalam rangka menangkal segala jenis varian baru Covid-19 salah satunya adalah Omicron.

“Ini sangat penting karena kita tahu saat ini muncul varian baru kurang lebih 72 negara saat ini sudah terjangkit varian baru Omicron. Sehingga mau tidak mau, salah satu yang harus kita lakukan adalah bagaimana akselerasi vaksinasi khususnya terhadap masyarakat yang belum sempat vaksin mungkin karena takut atau karena hoaks, atau karena aktivitasnya atau karena hal lain,” ujar Sigit.

Baca juga : MANTAP…!Kapolri Peduli Pekerja Seni di Yogyakarta

Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, untuk mencapai target 70 persen dan menangkal varian baru Covid-19, harus mengedepankan kerjasama atau sinergitas antar seluruh pihak.

“Sehingga mau tidak mau ini perlu kerjasama, sinergitas yang sangat kuat antara Pemda baik tingkat provinsi, kabupaten dan TNI-Polri dan seluruh masyarakat. Termasuk relawan,” ucap Sigit.

Selain akselerasi vaksinasi, Sigit menyebut, kedisiplinan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari juga harus terus dilaksanakan. Dengan dua hal itu dilakukan, kata Sigit, Indonesia akan semakin siap dalam menggelar seluruh event nasional maupun internasional.

“Namun demikian, dengan adanya varian baru kita tetap waspada menjaga protokol kesehatan. Dan kedepan kita akan hadapi berbagai macam rangkaian G-20 yang dimana masalah pengendalian Covid-19, masalah pertumbuhan Covid-19, menjadi salah satu yang penting diperhatikan,” tutur Sigit.

Dengan diselenggarakannya event nasional maupun internasional, Sigit menekankan, hal itu akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian Indonesia yang terus meningkat di tengah Pandemi Covid-19.

“Dan Alhamdulillah mudah-mudahan di kuartal keempat ini akan terus naik. Dan ini tentunya jadi harapan baru bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi Sultra. Ini mau tidak mau perlu sinergitas kerjasama. Sehingga pengendalian Covid-19 tetap berjalan dengan baik, penjagaan protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan disiplin, dan pertumbuhan ekonomi bisa kita dorong. Sehingga kemudian ini semua menciptakan iklim investasi yang tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang ada di seluruh Indonesia khususnya Sultra,” kata Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang sudah antusias untuk mengikuti akselerasi vaksinasi. Menurutnya, masyarakat tak perlu khawatir dengan segala bentuk hoaks terkait dengan vaksin. Menurut Sigit, vaksin justru memberikan kekebalan imunitas, melindungi diri sendiri dan orang lain.

Baca Juga Presiden Buka Muktamar ke – 34 NU di Lampung Rabu, 22 Desember 2021
Presiden Buka Muktamar Ke - 34 Nu Di Lampung

“Jadi sekali lagi jangan ragu-ragu untuk ikut vaksinasi, petugasnya siap, vaksinnya siap. Tinggal bagaimana kemudian masyarakat berbondong-bondong datang di gerai vaksin yang sudah disiapkan TNI-Polri, Pemprov dan seluruh relawan,” ujar Sigit.

Saat meninjau tersebut, Sigit juga menyempatkan untuk melakukan interaksi secara langsung melalui virtual ke beberapa wilayah terkait dengan akselerasi vaksinasi. Ia mendengarkan sejauh mana proses yang sudah berjalan dan memberikan masukan.

Diantaranya adalah untuk terus melakukan percepatan akselerasi vaksinasi guna memenuhi target 70 persen sehingga kekebalan komunal dapat terbentuk.

“Tolong di push lagi agar lebih baik ya. Tentunya pengaturannya harus dipersiapkan dengan baik sehingga pencapaian vaksin maksimal. Kita ingin tahu kesulitan apa yang dihadapi rekan-rekan untuk mencapai target yang diberikan pak Presiden. Tolong dilaporkan pada saat anev, sehingga pencapaian target itu bisa direalisasikan,” ujar Sigit.

Baca Juga Kejagung Tangkap Eks Direktur PT Tani Tirta Rabu, 22 Desember 2021
Kejagung Tangkap Eks Direktur Pt Tani Tirta

Untuk diketahui, dalam rangka meningkatkan capaian vaksinasi sebagaimana arahan Presiden RI, Polri melaksanakan vaksinasi secara serentak di 3.265 titik pada 34 Polda di seluruh Indonesia.