Udin menyebut, secara budaya Banten, Al – Muktabar tidak cocok dengan kearipan lokal di Banten. Kata Udin, ditengah kondisi kisruh Sekda Banten, dia malah mencoba kembali membranding pribadinya seolah – olah paling benar melawan Guernur dan Wakil Guenru dengan melakukan gugatan ke PTUN .
Kata Udin, pihaknya bersama rekan – rekan lain yang dulu membangun Banten akan kompak melawan dia karena Al – Muktabar telah melakukan tindakan politis, padahal dia merupakan ASN. Menurut Udin, Banten tidak menginginkan sosok pemimpin seperti Al – Muktabar.
“Secara etik, Al – Muktabar sudah tidak ada, kami tidak butuh orang-orang seperti anda yang menutupi pribadinya dengan topeng, seolah – olah membangun Banten, tapi faktanya malah merusak.”terang Udin.
Sebelumnya, diberitakan bahwa Sekda Banten telah mengundurkan diri, dia diklaim pindah tugas ke Kementerian Dalam Negeri tertanggal 22 Agustus. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Provinsi Banten, Komarudin.
“Bapak Al Muktabar telah mengajukan permohonan pindah tugas dari Provinsi Banten ke Kemendagri melalui surat tertanggal 22 Agustus. Sementara, Gubernur Banten menyetujuinya, tertanggal 24 Agustus 2021. (Dj/Red)

