TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Ke-9 di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pesta demokrasi salah satu organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 6-9 Maret 2022.
Persaingan bakal calon Ketua Umum DPP AMPI mulai terlihat. Selain Dito Ariotedjo selaku Ketua Umum DPP AMPI saat ini yang akan maju untuk periode kedua, Ketua DPD 1 AMPI Provinsi Bali Ajus Linggih juga akan maju menantang petahana.
Menjelang pelaksanaan Munas, terdapat sejumlah catatan penting DPP AMPI 5 tahun ke belakang yang bisa menjadi pertimbangan keluarga besar AMPI dalam memilih nahkoda periode selanjutnya. Ini diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal DPP AMPI Supardiono.
“Pertama, mekanisme rekruitmen anggota baru harus jelas. Sejak 2016 hingga saat ini, kita tidak melihat adanya sistem dan upaya penggalangan anggota baru secara strategi,” ujar Supardiono, Kamis (24/2/2022).
“Bahkan, banyak anak muda milenial yang berkeinginan aktif di AMPI, tidak mengetahui bagaimana cara bergabung AMPI. Dimana penerbitan kartu anggota AMPI yang tidak jelas, rekrutmen kader milenial Partai Golkar dari unsur Anggota AMPI pun menjadi minim. Padahal bonus demografi di Indonesia sudah di depan mata,” imbuhnya.
Berdasarkan Survei Penduduk setiap sepuluh tahun sekali, kata dia jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) terus meningkat. Pada Survei 1971, jumlah penduduk usia produktif sebesar 53,39 persen. Lalu, 55,84 persen (survei 1980); 59,58 persen (survei 1990); 65,03 persen (survei 2000); 66,09 persen (survei 2010); dan 70,72 persen (survei 2020).


