Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan, dalam proses ke P3 itu, terjadi duel sengit dengan tim Panis Racing #65. Namun Sean berhasil bertahan dari serangan pembalap Panis Racing #65, Will Stevens. Drama terjadi di penghujung balapan, hingga akhirnya JOTA#28 mendapat  finis di posisi kedua.

“Hasil balapan ini juga membuat Sean dan kawan-kawan memimpin klasemen sementara LMP2 berbekal poin ganda khusus untuk Le Mans 24H. Sean, Stoffel, dan Tom mengoleksi 89 angka, begitu juga dengan JOTA #28. Mereka mengungguli WRT #31 dengan nilai 81. Seri berikut WEC adalah double header alias dua balapan dalam sepekan beruntun di Bahrain pada Oktober-November. Doa dan dukungan bangsa Indonesia tidak akan pernah putus untuk Sean Gelael dan JOTA#28,” pungkas Bamsoet.