TEROPONGISTANA.COM – Kehadiran seorang news anchor, Chacha Annisa, berhasil tingkatkan antusiasme tim humas Unit Pelaksana Teknis se-Serang Raya dan Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Banten, Jumat (1/4).

Pasalnya dalam kegiatan penguatan kompetensi penyampaian informasi yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kanwil Kemenkumham Banten ini, Chacha tidak sekadar memberikan teori mengenai public speaking, tetapi juga ‘menantang’ peserta untuk praktik secara langsung.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten, Masjuno, Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Banten, Sri Yusfini Yusuf, dan Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Andi Taletting Langi.

“Banyak buku public speaking, namun buku yang berisi teori tidak ada artinya kalau tidak praktek langsung,” ungkap Chacha.

Menurutnya, story telling adalah ‘cara kunci’ dalam public speaking. Selain itu seorang speaker juga dapat menceritakan pengalaman atau apa yang dilihat di sekitarnya untuk menambah topik atau durasi dalam sebuah pembahasan.

“Berbicara di depan orang rasanya seperti ditolak cinta. Sama seperti ketika menonton film horror dan kita berteriak ketika ada hantu keluar. Itu adalah respon alamiah tubuh. Caranya gampang agar kita lebih terbuka yaitu dengan story telling atau tematik dengan menceritakan apa yang kita tahu sesuai dengan temanya,” ujarnya.

Baca Juga Selasa, 29 Maret 2022