Baca juga : Wow.!!!!! Watimpres Bertemu BEM Nusantara
Melalui pernyataan itu, Marzuki juga menjelaskan maksud pertemuan pihaknya dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto pada Jumat (8/4) lalu.
Ia menegaskan bahwa dalam pertemuan itu, BEM Nusantara hanya menyampaikan hasil kajian isu yang mereka kawal.
“Mulai dari persoalan kelangkaan minyak goreng, kenaikan PPN, kenaikan BBM, wacana jabatan presiden 3 periode, dan isu lainnya yang sedang berkembang di publik akhir-akhir ini. Kami diskusi terbuka dan kami sampaikan keluhan-keluhan itu,” ucapnya.
Ia menyebut, pihaknya akan mencecar kementerian lembaga terkait yang bertanggung jawab atas isu kebutuhan pokok, kenaikan BBM, dan kenaikan PPN.
“Kami tetap konsisten dalam garis perjuangan rakyat. Jadi, jangan libatkan pertemuan kemarin sebagai upaya pelemahan gerakan mahasiswa,” kata Marzuki.
Marzuki pun mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menuntaskan masalah-masalah yang tengah terjadi di Indonesia saat ini.
Baca juga : Mahasiswa Ricuh, Tolak Penundaan Pemilu
“Semua pihak harus terbuka dan pemerintah yang telah diberikan mandat harus segera mengambil solusi atas kondisi yang kita hadapi hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, BEM SI akan menyuarakan protes mereka melalui unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan pada Senin mendatang.
Dalam aksi itu, mereka akan menyuarakan penolakan atas isu perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilihan umum 2024. Mereka juga bakal memprotes kenaikan harga BBM dan bahan pokok.




