Sejauh ini belum ada kepastian hukum bagi terlapor Epa Emilia dan staff pribadinya, Pabuadi. Apalagi, jika melihat kondisi bagian atas kepala Jopie Amir yang bercucuran darah usai dipukul oleh pistol oleh Pabuadi.
Dari situ, kiranya publik pun bisa menilai dari kualitas luka yang dimiliki oleh keduanya. Jopie Amir memiliki luka serius di bagian atas kepalanya, Epa Emilia mengklaim ada tiga titik memar di tubuhnya.
Kiranya Polres Metro Tangerang Kota harus bisa berlaku adil atas kasus penganiayaan tersebut. Jangan sampai publik menilai aparat penegak hukum berat sebelah karena salah satu pihak dari anggota partai bahkan seorang pejabat legislatif di Kota Tangerang.
Citra Kepolisian harus dikembalikan kepada marwah dan relnya. Apalagi dengan Kapolres yang baru saja memimpin di Polres Metro Tangerang Kota. Ini wajib menjadi catatan.
“Untuk itu, kami berharap Polres Metro Tangerang kota dapat mengusut tuntas dan bersikap adil atas kasus penganiayaan yang terjadi antara Jopie Amir, Epa Emilia dan Pabuadi.”terang Ervin. (Red)



