Ia menuturkan untuk menu takjil sendiri akan divariasikan sesuai kondisi yang ada. Jumlah takjil yang disediakan beragam tergantung kemampuan masing-masing DPAC.

“Ini adalah ucapan rasa syukur kita. Ramadan adalah kebersamaan dan harus dirayakan dengan kegembiraan,” jelas dia.

“Kenapa kita baru membuka posko takjil di pekan kedua Ramadhan, karena di awal-awal Ramadhan warga biasanya masih betah dan fokus di rumah berbuka puasa dengan keluarga. Baru di pekan kedua, biasanya mulai pada aktivitas di luar dan banyak yang waktu magrib masih di jalan. Kami memfasilitasi dan coba membantu yang lagi di luar rumah,” imbuhnya.

Kang Day juga mengajak masyarakat untuk menyambut Ramadhan ini dengan meningkatkan iman dan takwa.

“Selama puasa ini semoga kita semua bisa berlomba dalam kebaikan, beribadah yang maksimal dengan tilawah Al-Quran, memakmurkan masjid, infak dan bayar zakat, mengoptimalkan malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan,” pungkasnya.

Sementara, Koordinator Posko Takjil RAHAYU INDONESIA, Sifullah, mengungkapkan bahwa pengendara yang melintas nampak antusias untuk datang ke posko takjil ini.

Selain memberikan makanan untuk berbuka puasa, para relawan juga aktif mengenalkan Ketua Umum AHY sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia kepada warga yang datang ke posko, yakni dengan cara membagi-bagikan stiker bergambar AHY serta ada kuis-kuis berhadiah dan doorprize.

“Beberapa pengendara yang datang ke posko dan beruntung, mereka dapat hadiah dari pertanyaan kuis yang kita kasih saat itu. Nanti juga di akhir gelaran posko ini, akan ada juga hadiah doorprize buat pengendara yang datang dan kebetulan punya KTA Demokrat,” ungkap Ipul. (Red)