“TP ini kan ga mungkin main sendiri, masa dia bisa selicin ini, pasti ada pihak-pihak tertentu yang membekingi orang ini, baik dari oknum kementrian hingga oknum-oknum petinggi Polri, kami tuntutan mereka semua yang terlibat segera diselidiki, dicopot dari jabatannya dan diproses secara hukum” Pungkas Donny.

Baca juga : MAFIA TANAH CABANG BUNGIN TAK KEBAL HUKUM, TEGASS KAPOLRES METRO BEKASI

Selain itu, Donny juga mengaku kecewa, karena ketika unjuk rasa sedang digelar beberapa pimpinan DPR RI seperti Sufmi Dasco Ahmad dan Rahmat Gobel juga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut hadir menemui para mahasiswa namun tuntutan terkait mafia batubara ini tidak digubris dan terkesan bungkam ketika ditanyakan melalui pengeras suara oleh pihaknya.

“Kami kecewa berat, tadi pimpinan Dewan dan Kapolri juga sempat keluar untuk menemui mahasiswa demonstran, tapi teriakan tuntutan kami kepada mereka terkait TP ini tidak digubris sama sekali, padahal kami sudah teriak lewat pengeras suara ketika bang Dasco sedang pegang mic di mobil komando, namun beliau juga terkesan bungkam, entah tidak terdengar, atau sengaja tidak di dengar. Padahal Banner kami juga terhitung yang paling besar itu terpajang di depan Gerbang DPR, masa sih sama sekali gak kelihatan” ungkap Donny.

Unjuk rasa hari ini terpantau selesai dengan cukup alot, beberapa kelompok masa aksi terlibat bentrokan dengan pihak aparat. (Red)