“Enggak ngarti, dulu masyarakat bawa traktor dilaporkan. Nah ini ada alat berat masuk sekarang mereka diam saja,” tandasnya.

Pekerjaan sejumlah proyek dalam pembangunan JRSCA Ujung Kulon membuat akses jalan Cibadak-Rancapinang rusak akibat sering dilintasi mobil Dump Truck yang membawa material.

Kerusakan jalan ini membuat warga geram hingga melakukan audiensi dengan berbagai pihak mulai dari, Balai TNUK, pelaksana proyek, kepolisian dan kepala desa.

Dari hasil audiensi tersebut melahirkan kesepakatan bahwa pihak pelaksana prptek akan melakukan perbaikan jalan di Desa Cibadak dan Rancapinang.

“Ini perlu dikawal, jangan sampai pihal pelaksana membohongi masyarakat,” tambah Peri Irawan.
Sementara Humas Balai TNUK Pandeglang, Andri membenarkan bahwa alat berat tersebut untuk proyek JRSCA.

“Oh itu (Alat berat) terkait kegiatan pembangunan JRSCA,” singkatnya. (Red)

Baca Juga Relawan GUNTUR Tancap Gas Deklarasikan Ganjar Selasa, 19 April 2022
Relawan Guntur Tancap Gas Deklarasikan Ganjar

Sumber : Eramedia