“Jadi ada sebuah trend yang mengatakan bahwa plastik menjadi musuh kita bersama dan tidak bisa hancur dengan dibiarkan begitu saja, sehingga AMPI Bali mempunyai kewajiban untuk melakukan pembersihan seperti ini. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi terutama kepada masyarakat yang memakai plastik agar sekiranya bisa beralih menggunakan tempat makanan yang tidak berbahan dasar plastik.”beber Wayan Tama menjelaskan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Mariyana Wandira menyebut bahwa kegiatan bersih-bersih yang dilakukan oleh AMPI Bali dan Karang Taruna merupakan sebuah kegiatan yang luar biasa dan sangat kami apresiasi. Kata Wandira, anak-anak milenial dari AMPI sangat mengedukasi pengunjung agar mereka tak membuang sampah sembarangan karena disepanjang pantai ini sudah disediakan tempat sampah.
“Untuk para pedagang walaupun sudah membayar iuran kebersihan, jangan sampai sepenuhnya hanya membebankan kepada petugas kebersihan. Karena kebersihan pantai ini bukan hanya tanggung jawab dari petugas kebersihan, para pedagang juga harus memiliki kepekaan terhadap situasi kondisi lingkungannya.”ujar Wandira.
Wandira menjelaskan, bahwa sampah-sampah ini ada dikarenakan akibat dari usaha mereka, sehingga terjadilah sampah-sampah yang ada di jalur pantai yang kita lalui tadi. Maka dari itu, perlunya mmemberikan penyadaran asyarakat pengunjung dan membangkitkan kesadaran para pedagang untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan ini.
“Maka dari itu AMPI Bali sudah melakukan contoh yang luar biasa dan memberikan kontribusi terhadap wilayah pariwisata kita untuk menjaga kebersihan.”tutup politisi Golkar tersebut. (Red)

