Baca juga :

Salah seorang Warga Teluk Naga, Aam mengaku sangat berterimakasih kepada Perumdam TKR yang telah menyalurkan Air Bersih. Kata Aam, sebelum tersaluri Air dari Perumdam TKR, selama ini harus membeli air bersih hingga Rp 24 ribu per hari.

“Itu pun kebutuhan air untuk makan dan minum saja,”ucap Aam.

Sementara untuk mencuci dan mandi, keluarga ini terpaksa menggunakan air dari sumur yang berwarna kuning, bau besi, berminyak dan lengket. Menurut Aam, Air sumur kami kotor, kalau dipakai cuci baju putih warnanya menjadi coklat dan kuning.

Sumur bor, kata Ana, telah dua kali dia buat dengan kedalaman 5 dan 10 meter.

“Biaya yang pertama Rp 3 juta dan yang ke dua Rp 5 juta tapi airnya sama saja kotor dan bau. Aam dan keluarga kini telah bisa menikmati air bersih PDAM dengan membayar Rp 288 ribu kebetulan lagi ada promo,”ujar Aam dengan senyum sumringah.

Baca Juga Kemendagri, SP4N-LAPOR Libatkan Kominfo Kamis, 9 September 2021
Kemendagri, Sp4N-Lapor Libatkan Kominfo

Direktur Utama Perumdam TKR Sofyan Safar mengatakan perusahaanya sengaja memberikan harga subsidi untuk pemasangan sambungan air bersih bagi warga Pantura.

“Dari Rp 1.200.000 menjadi Rp 288 ribu sampai 30 September nanti,” kata Sofyan.

Menurut Sofyan, harga promo pemasangan baru sambungan air bersih itu sengaja diberikan untuk merangsang sekaligus membantu warga Pantura Tangerang yang sebagian besar ekonomi rendah.

“Intinya warga bisa mendapatkan akses air bersih dan di Pantura kami lebih mengedepankan misi sosial ketimbang bisnis.”beber Sofyan.