Baca juga : Langkah Tepat Timsus Kapolri Cegah Spekulasi Kasus Brigadir J

Sebelumnya juga, sempat viral beberapa hari yang lalu setelah peristiwa penembakan Brigadir J, Fadil Imran terlihat berpelukan erat dengan Kadiv Propam Polri yaitu Fredy Sambo yang saat ini nonaktif.

Baca Juga Ayep Zaki Laksanakan Panen Jagung Bersama Polri Rabu, 3 Agustus 2022
Ayep Zaki Laksanakan Panen Jagung Bersama Polri

“Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Brigjen Pol Hendra Kurniawan, dan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dinonaktifkan dalam peristiwa tewasnya Brigadir J, lalu bagaimana dengan Kapolda Metro Jaya. Apa iya beliau saat pengaturan rekayasa peristiwa pembunuhan Brigadir J tidak tahu ya dan tidak dilaporkan Kapolres Jaksel ya,”beber Roy.

Untuk memastikan hal tersebut, menurut Roy, Fadil harus dinonaktifkan sementara dari jabatan Kapolda Metro Jaya. Apalagi, Polda Metro Jaya juga terlibat dalam proses penyidikan kasus ini.

Dikatakan Roy, Desakan menonaktifkan atau bahkan mencopot Irjen Pol Fadil Imran dari jabatan Kapolda Metro Jaya terkait kasus Brigadir J juga telah ramai di media sosial. Bahkan, Tagar #CopotJugaFadil menjadi treding topic di twitter hari ini, Jumat 22 Juli 2022 lalu.

“Tagar #CopotJugaFadil bertengger di urutan kedua trending topic hingga dicuit 16.600 netizen.”tutup Roy.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telahmencopot jabatan tiga jenderal polisi. Mereka dicopot akibat kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Ketiganya, yakni Inspektur Jenderal (Irjen) Ferdy Sambo, Brigadir Jenderal (Brigjen) Hendra Kurniawan, serta Brigjen Benny Ali.

Untuk diketahui, Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo ditetapkan melanggar kode etik, dan pada Sabtu (6/8/2022) malam ini. (Red)