Lebih lanjut, aktivis sekaligus relawan militan Presiden Jokowi pada Pilpres tahun lalu itu sarankan Erick Thohir untuk meletakan jabatannya sebagai menteri BUMN.

“Yang kami lihat, Pak Erick ini sepertinya lebih fokus pada urusan Pilpres 2024 dibandingkan mengelola Kementerian BUMN. Naiknya harga BBM bersubsidi ini adalah salah satu contoh buruk kinerja Erick.”

“Saran kami, lebih baik Pak Erick kembalikan jabatan menteri BUMN itu kepada Presiden. Negara ini masih punya banyak stok pemimpin yang berkualitas dan punya kepedulian tinggi terhadap penderitaan rakyat,” tegasnya.