TEROPONGISTANA.COM Lebak – Di tengah tantangan global saat ini, berupa ketegangan geopolitik yang masih berlangsung, gangguan mata rantai pasokan global, dan pelaksanaan kebijakan proteksionisme dari berbagai negara, sangat berdampak pada peningkatan inflasi global, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), bahwa tekanan kenaikan inflasi sempat terlihat pada periode Juli 2022 dengan Indek Harga Konsumen (IHK) mencapai 4,94% (yoy), lebih tinggi dari kisaran sasaran 3+1%. Hal tersebut terutama disebabkan oleh inflasi kelompok pangan bergejolak (volatile food) yang mencapai 11,47% (yoy).

Tekanan pada inflasi tersebut dapat tertahan terutama oleh stabilnya harga beras. Hal itu sejalan dengan keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras sejak 2019.

“Secara nasional, BULOG mampu menjaga stok beras CBP minimal 1 juta ton tiap tahun di seluruh Indonesia sejak tahun 2019 sampai dengan 2021,” ujar Umar, Kepala Cabang BULOG Kantor Cabang Lebak Pandeglang, Jumat (25/8)

Baca juga : Bulog Lebak – Pandeglang Terus Serap Gabah Petani

 

Baca Juga Genjot Realisasi APBD, Kemndagri Turun ke Cilegon Senin, 22 Agustus 2022
Genjot Realisasi Apbd, Kemndagri Turun Ke Cilegon