TEROPONGISTANA.COM LEBAK -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR – RI) dari Komisi VIII Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menanggapi pernyataan dari Menteri Agama Yaqut Qoumas yang menyebut bahwa Kemenag adalah hadiah negara untuk Nahdlatul Ulama (NU).Kata Hasbi, pernyataan Kemenag bisa melukai umat Islam yang non NU.

“Kementerian Agama harus dapat membawahi semua agama yang ada di Indonesia, klaim-klaim seperti itu harus dihentikan agar semua pihak merasa nyaman dan tidak terganggu. Harus dipastikan bahwa kementerian agama adalah milik semua rakyat Indonesia,” ucap Anggota DPR RI dari Partai PDIP, Mochamad Hasbi Asyidiki saat ditemui di acara peringatan Hari Santri di DPC NU Lebak, Cempa, Cibadak, (26/10).

Baca juga

Iklan

Hasbi, menilai pernyataan Menag tidak memiliki landasan historis yang benar dan dapat menimbulkan sikap eksklusivitas di masyarakat.Hal itu menurut dia karena dikhawatirkan akan mendorong munculnya sekelompok orang tertentu yang merasa lebih hebat dari kelompok lainnya.

“Walaupun sudah diklarifikasi oleh Menteri Agama, Seharusnya pejabat publik ketika mengeluarkan statmen dipikir terlebig dahulu karena di Indonesia mempunyai enam agama yang diakui. Jangan sampai pernyataanya bisa menimbulkan kegaduhan,Kemarin pak Menag sudah minta maaf, ke depan jangan sampai hal seperti ini bisa terulang kembali.”tutur Hasbi.

Baca juga : Menko Polhukam Dialog dengan Tokoh Agama Sulsel