Sementara, Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim Syaerozi menyambut baik kedatangan rombongan Fatayat NU Kota Tangerang. Karena, berasal darimanapun pengurus NU harus disambut baik. Karena, NU itu menerima semua golongan.

“Siapapun yang datang harus kita sambut dengan baik. Jika yang berbeda saja kita terima, apalagi pengurus NU, Karena kita itu diajarkan untuk memuliakan tamu,” gurau Kiai Aziz.

Kiai Aziz berpesan, untuk menjadi pengurus NU harus memiliki leadership yang tangguh. Mempunyai prinsip yang kuat dan prioritas waktu untuk berkhidmat di NU. Dalam mengabdi untuk umat tidak bisa dilakukan separuh waktu. Karena mempunyai tanggung jawab yang besar tidak sekedar di dunia, tapi juga di akhirat.

“Harus totalitas dan tidak bisa setengah-setengah dalam berkhidmah,” pesan Kiai Aziz.

Ia menuturkan, dalam mengelola 17 lembaga dan badan otonom. Manajemen organisasi harus dilakukan secara profesional. Pengurusnya juga kerja dengan profesional. Selain itu, tidak ada tumpang tindih program kerja diantara lembaga PCNU maupun badan otonom. Sehingga semua bisa terkonsolidasi dengan baik.

“Kunci keberhasilan tidak bisa parsial, harus ada sinergitas utuh. Sehingga harapan dan cita-cita kita bisa terwujud,” imbuhnya.

Ketua Fatayat NU Cirebon Roziqoh Sukardi menyampaikan selamat datang kepada rombongan Pengurus Fatayat NU Kota Tangerang di wilayahnya. Ia berharap, pertemuan ini bisa menjadi wadah silaturahim yang akan terus-menerus terjalin.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada PC Fatayat NU Kota Tangerang sudah bersilaturahim kesini. Semoga wadah pertemuan ini sebagai wadah silaturahim dan sharing kegiatan yang ada di masing-masing PC Fatayat,” tandasnya.

Baca Juga Selamatkan Warga dari Pinjol dan Bank Keliling Kamis, 16 Februari 2023
Selamatkan Warga Dari Pinjol Dan Bank Keliling