Teropongistana.com JAKARTA – Seiring berkembangnya perekonomian di Kabupaten Lebak khususnya Pertambangan, yang berjalan dengan baik. Namun kegiatan aktivitas tambang masih menjadi sorotan oleh masyarakat terhadap dampak dan problematikanya.
Hal tersebut membuat Mata Hukum ikut aktif mendorong pemerintah daerah yaitu Bupati Lebak terlibat dalam diskusi yang bertemakan “Galian Pertambangan, Gerbang Investasi Lebak Banten”. Tujuanya agar bisa melahirkan regulasi sebagai payung hukum untuk para pembisnis dan investor-investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak.
Baca juga : Pemkab Tangerang Dapati Puluhan Truk Tambang Langgar Aturan Jam Operasional
Acara diskusi tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Selasa 21 Maret 2023 yang bertempat di Hotel Maris Jalan Bidin Surya Gunawan Rangkasbitung, Lebak, Banten. Nantinya, pada pelaksanaanya akan dihadiri oleh Penegak Hukum dari Kepolisian Polres Lebak, Kejaksaan, Pemda Lebak, Pelaku usaha tambang, Tokoh masyarakat, LSM, dan Mahasiswa.
“Pemerintah daerah harus berupaya melahirkan aturan payung hukum sebagai legalitas izin kepada para pelaku usaha pertambangan. Karena, kalau pemda membiarkan aktivitas tambang yang tak jelas perizinananya. Maka itu akan merugikan pihak pemda itu sendiri dan juga akan merepotkan penegak hukum khususnya kepolisian,” ucap Sekertaris Jendral Mata Hukum, Mukhsin Nasir, Senin (13/3).


