“Minyak sayur curah Rp. 13 rb/ltr, untuk minyak kemasan berkisar Rp. 17-18rb/ ltr, untuk stok minyak KITA memang berkurang, harga ditingkat agen sudah tinggi. Harga daging sapi segar masih berkisar Rp. 130rb/kg sementara daging beku Rp. 100-110 rb/kg. Ayam broiler Rp 35rb/kg sementara ayam fillet Rp. 40-45 rb/kg, Telur hari ini dijual dengan harga Rp. 29rb/kg sementara sebelumnya Rp. 26-27rb/kg,” sambung dia.
Ashari mengungkapkan, pasukan sayuran didapat dari Tanah tinggi, sementara pasokan beras berasal dari lokal dan luar kabupaten Tangerang, demikian juga telur.

Namun demikian, untuk persediaan bahan pokok, masyarakat tidak perlu kuatir karena stoknya dipastikan aman. Kenaikan sejumlah harga pangan menjelang bulan ramadhan sulit terelakan, namun demikian harapan kita masih dalam batas wajar dan tidak membebani masyarakat saat menjalankan ibadah puasa dan merayakan hari Raya Idul Fitri.
“Perumda Pasar NKR akan terus memantau komoditas harga pangan sejak jelang ramadhan, pertengahan hingga H-1 hari Raya Idul Fitri nanti, apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan akan berkordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Perdagangan dan Bulog untuk melakukan misalnya operasi pasar,”pungkasnya.
Ashari menambahkan, Perumda Pasar NKR senantiasa berusaha hadir dalam melayani masyarakat dan pelaku pasar serta melakukan berbagai upaya ketersediaan, keterjangkauan, dan kelancaran bahan pokok yang akan dikonsumsi oleh masyarakat.
“Seperti beberapa waktu lalu juga melakukan Operasi Pasar Beras bekerjasama dengan PT Benteng Pangan Utama di beberapa pasar, operasi pasar murah dilakukan untuk menstabilkan harga bahan pokok (sembako) khususnya beras, serta menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat,”ungkapnya.
(Ard)




