Teropongistana.com, TANGERANG| Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Perumda Pasar NKR terus melakukan pemantauan ketersediaan, kebutuhan dan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Rayat dalam kelola Perumda Pasar NKR. Hal ini Untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga sembako dan kebutuhan pokok di pasar-pasar

Direktur Operasional PD Pasar NKR Ashari Asmat menjelaskan, menjelang hari besar keagamaan nasional, sering terjadi peningkatan kebutuhan pokok dan peningkatan harga, ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar daerah serta peningkatan tekanan permintaan. Beberapa bahan pangan pokok meningkat harganya karena permintaan yang melonjak.

“Komoditas pangan tersebut di antaranya adalah cabai, telur, ayam, daging, hingga minyak goreng. Kenaikan harga itu terjadi karena permintaan masyarakat yang tinggi menjelang Bulan Puasa,”ujar Ashari Asmat kepada Teropongistana.com Sabtu (18/3/2023).

Iklan

Baca juga : Inflasi Kenaikan Harga BBM, Mendagri Dorong Pemda Bertindak

Lanjut Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di pasar Cisoka pada Kamis, 16/03/2023, untuk stok dan ketersediaan bapokting masih cukup aman, harga relatif ada kenaikan bila dibandingkan minggu pertama bulan Maret.

“Cabe rawit merah pada awal bulan masih Rp. 65rb/kg, sekarang mencapai Rp. 75-80 rb/kg, Cabe merah besar Rp. 50 rb/kg, merah keriting Rp. 40 rb/kg Gula pasir berkisar Rp. 14rb/kg Bawang putih ada kenaikan semula Rp. 23-24ribu/kg sekarang menjadi Rp. 30-32 rb/kg, sementara bawang merah Rp. 30-40kg ,”jelasnya.