Ini Juga : Walikota Tanjung Balai Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran

“Pengawasan dan penanggulangan yang kita lakukan akan lebih kuat, ketika ada Perda yang mengatur tentang hal itu.

Kita yakin, persentase penyalahgunaan zat adiktif tersebut terus menurun”, ucapnya.

Walikota juga memaparkan bahwa saat ini Pemkot Tanjung Balai sudah memperketat administrasi bagi calon pengantin, salah satunya dengan cara chek up kesehatan.

Hal tersebut guna menangkal pengaruh narkotika yang berdampak pada calon istri dan janin.

Kepala BNNK Tanjung Balai dalam paparannya berharap, melalui Rakor tersebut diharapkan akan ada sebuah upaya dan peran serta penanggulangan, baik dari Pemerintah maupun unsur Forkopimda yang ada.

Baca Ini : Walikota Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Tanjung Balai

Seperti Walikota melalui Kabag Hukum diharapkan dapat menerbitkan Perwa atau Perda terkait penanggulangan penyalahgunaan zat adiktif.

DPRD diharapkan mendukung penyusunan peraturan, penganggaran terkait penanggulangan.

Polres dan BNNK melalui satuan terkait, akan aktif dalam upaya pencegahan.

Lanal TBA diharapkan dapat melaksanakan program pembinaan jasmani di Mako Lanal TBA.

Kepala BNNK Hendrik Pahala Marbun SE, MM, juga berharap agar Disperindag segera mengeluarkan surat edaran bagi pengusaha lem kambing, agar tak menjual bahan tersebut kepada golongan remaja dan anak-anak.

Sementara Dinkes diharap dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan menyediakan obat-obatan simptomatik.

Baca Juga : Kejati Kepri Ungkap Balai Rehabilitasi Bantu Persoalan di Lapas

Senada dengan Kepala BNNK, Kadis Kesehatan dr. Hj. Nurhidayah Aritonga MKes, mengatakan bahwa penggunaan lem kambing pada anak dapat mengakibatkan kerusakan mental dan kesehatan syaraf motorik pada anak.

Dirinya mengatakan, upaya pengawasan dan penanggulangan terkait hal tersebut semestinya memang harus dilakukan dengan kolaborasi seluruh pihak terkait.

“Dinas Kesehatan akan terus melakukan upaya bagi penanggulangan penyalahgunaan bahan adiktif terhadap anak, namun hal ini juga harus dilakukan bersama dengan segenap pihak terkait”, ujarnya. (Deni/red)