Anita Vernekar Shankar, Ph.D, seorang peneliti asosiasi dan anggota Departemen Kesehatan Internasional, Divisi Intervensi Perilaku di John Hopkins Bloomberg School of Public Health memaparkan materi dengan judul “Understanding Personal Agency Interventions to Advance Behavior Change and its Potential Application for Nutritional Programs in LMICs“.

Menurut Anita ada beberapa strategi yang dapat dikedepankan dalam rangka mengubah paradigma masyarakat dalam perbaikan gizi keluarga di negara miskin dan berkembang. Hal ini penting karena perilaku masyarakat berperan penting dalam keberhasilan program-program gizi, terutama di negara-negara dengan keterbatasan sumber daya.

Dari pemaparan tersebut yang menjadi penekanan Anita adalah pentingnya keterlibatan wanita dalam upaya pencegahan malnutrisi dan bagaimana kewirausahaan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan akses terhadap sumber daya gizi.

Iklan

Anita juga menjelaskan bahwa saat ini penguatan kapasitas individu dalam hal intervensi kesehatan cenderung masih kurang. Kapasitas individu atau personal agency memiliki dampak positif dalam hal bagaimana seseorang melihat dan merespon apabila dalam situasi dan lingkungan yang tertekan.

Individu dengan personal agency yang baik akan dapat meredam stress tersebut dan menghasilkan dampak baik pada kesehatan. Hal ini dikarenakan psikologis yang positif, self-esteem, dan dukungan sosial yang baik, serta kebebasan untuk memilih di dalam lingkungannya. Sehingga peningkatan kapasitas individu menjadi komponen utama dengan implikasinya yang signifikan terhadap perilaku sehat.

Anita memaparkan hal tersebut pada acara “Advancing Behavior Change for Nutritional Programs in Low Middle-Income Countries” yang digelar oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia (FKUI) beberapa waktu lalu. Selain Anita sebagai dosen tamu, dr. Rina Agustina, M.Gizi, Ph.D. juga turut berperan sebagai pembicara dari FKUI.