“Misalnya soal banyak jamaah yang berangkat haji tetapi tidak menggunakan visa haji,” ungkap Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Permasalahan lainnya dijelaskan oleh Ace yakni pelayanan terhadap para jamaah terutama lansia harus diprioritaskan terutama sarana dan prasarana pendukungnya. “Misalnya kayak kursi rodanya dan lain lainnya” ujar Ace.

Baca juga: PECAT! Berikut Lima Arahan Jokowi Wajib Kepolisian Lakukan

Meski begitu, Ace mengaku melihat peningkatan layanan di Bandara Soetta lebih baik. Hal itu salah satunya terlihat dari hadirnya pelayanan fast track. Ia pun mengapresiasi atas hal itu dan berharap ke depannya fast track dapat diperbanyak. “Sehingga lebih memudahkan bagi proses pelayanan kepada jamaah.” lanjutnya.

Hal lainnya yang disampaikan dalam kunjungan tersebut yakni terkait pengelolaan denda haji (dam) yang akan didistribusikan di Indonesia. Menurutnya, untuk usulan yang pernah dibicarakan bersama dengan Baznas ini, ia menilai perlu ada kesiapan juga dari pihak maskapai dan komitmen itu sudah ditunjukkan oleh pihak Kementerian Agama bahwa untuk dam bisa dibawa dari Arab saudi ke Indonesia.

Dirinya berharap, kunjungan kerja ini mampu meningkatkan pelayanan jamaah haji maupun umroh, “Sehingga ya mereka merasa nyaman. Mereka merasa dilayani dengan lebih baik dengan layanan ini,” tutupnya.