Teropongistana.com

Tanggerang – Komisi VIII DPR RI meminta pelayanan penerbangan, khususnya bagi para jamaah haji dan umrah di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) agar ditingkatkan. Sebab, menurut Komisi VIII, bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura II itu, terbanyak dalam memberangkatkan jamaah haji dan umrah tiap tahunnya.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily saat membahas aspek pelayanan ibadah haji dan umrah, di Bandara Soetta, bersama beberapa mitra. Di antaranya Dirjen Penyelengaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) Kementerian Agama, Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Dirut PT Garuda Indonesia, Badan Pelaksana BPKH, Direktur Operasi PT Angkasa Pura II, dan sebagainya.

Iklan

Baca juga: JokowiBerikanSinyalNetraldiPilres 2024, Berikut Alasannya

“Kami membahas bersama tentang bagaimana pelaksanaan pelayanan yang diberikan kepada jamaah, termasuk dari aspek imigrasinya. (Termasuk) dari aspek pelayanannya dan berbagai hal yang terkait dengan pelayanan kepada jamaah haji maupun jamaah umroh yang jumlahnya cukup besar. Kami ingin dari proses pelayanan ini, betul-betul jamaah haji umroh Indonesia diberikan pelayanan yang terbaik,” ujar Ace kepada wartawan usai melakukan peninjauan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (1/9/2023).

Dalam peninjauan tersebut, pria yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi VIII ini juga menemukan bahwa terdapat berbagai masalah yang terjadi dalam penyelenggaraan haji dan umroh. Sehingga, dirinya meminta supaya pihak imigrasi lebih tegas terhadap jamaah.