Teropongistana.com Jakarta – Diselingi aksi pembakaran ban motor di belakang pintu masuk Kejaksaan Agung. Forum Komunikasi Mahasiswa Sumatera Utara Jakarta mendesak Jaksa Agung agar mencopot Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto.

Desakan tersebut dilakukan lantaran penyidik Kejatisu tidak mampu dan tidak punya nyali memeriksa dan meminta pertangggungjawaban mantan Bupati Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi dan Covid-19 di Kabupaten Samosir.

Baca Juga Kapolres Lebak Resmikan Bangunan Asrama Polsek Bayah Senin, 11 September 2023
Kapolres Lebak Resmikan Bangunan Asrama Polsek Bayah

“Untuk itu kami mendesak Kejaksaan Agung agar mencopot Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto karena tidak mampu dan tidak punya nyali memeriksa dan meminta pertangggungjawaban mantan Bupati Kabupaten Samosir Rapidin Simbolon terkait dugaan kasus dugaan korupsi dan Covid-19 di Kabupaten Samosir, sebagaimana Putusan MA. No 439/Pid.Sus/2023,”kata ketua kordinator Demo Iwan Siagian kepada wartawan, Kamis (14/09/2023)

Menurut Iwan, semua sama dimata Hukum, tidak ada perlakuan istimewa dari penegak Hukum terhadap yang tersandung kasus korupsi di Negara ini.

Iwan menegaskan berdasarkan putusan pengadilan, Rapidin Simbolon melakukan tidak pidana korupsi pada penyalahgunaan belanja tidak terduga (BTT) penanggulangan bencana non-alam dalam penanganan kasus Covid-19 status siaga darurat tahun 2020 Kabupaten Samosir.

Apalagi sambungnya dugaan keterlibatan Rapidin berdasarkan Putusan Kasasi yang menjerat Sekretaris Daerah (SekDa) Kabupaten Samosir Jabiat Sagala.