“Pada periode kali ini merupakan pelepasan terbanyak. Bahkan kita berharap berapa mahasiswa yang masuk, maka segitu mahasiswa yang dilepas. Karena itulah kinerja yang paling bagus, meski belum sampai 100%, tapi kita selalu melakukan usaha–usaha karena hal itulah merupakan target kinerja kita,” ujar Ketua Yayasan dan juga Dosen STT Agapes Jakarta kelas Nabire tersebut.
Wisudawan yang jumlahnya cukup besar ini diharapkan tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja. Melalui kurikulum MBKM dan program kewirausahaan yang dimiliki, Unud telah siap menciptakan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

Kepada para lulusan diharapkan dapat ikut berpartisipasi aktif dalam pengembangan STT Agapes Jakarta kelas Nabire dalam satu wadah resmi, yakni Ikatan Alumni STT Agapes Jakarta kelas Nabire turut berpartisipasi mengisi instrumen kuesioner online dalam pelaksanaan tracer study yang memiliki peran penting dalam upaya perbaikan dan pengembangan kualitas pendidikan di STT Agapes Jakarta kelas Nambire.
Kepada seluruh wisudawan, Ketua Yayasan berpesan bahwa wisuda dan gelar bukanlah akhir dari segalanya namun merupakan awal dari tantangan baru dalam hidup.

Oleh karena itu, para alumni nantinya ikut menjaga nama baik almamater dengan selalu berpikir, berkata, dan berbuat yang baik serta dapat mengamalkan ilmu dalam profesi mereka masing-masing secara lebih bertanggungjawab dan berkualitas.






