“Detail mengenai kronologi, motif, dan modus operandi masih dalam tahap pengembangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Heru menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa sebanyak 51 orang saksi terkait kasus ini. Mereka pun diperiksa secara maraton. Sementara terkait jumlah korban atau nasabah yang menjadi pihak yang dirugikan dalam kasus ini, Heru mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendataan. Heru menegaskan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas.

“Jumlah korban atau nasabah yang dirugikan masih dalam tahap pendataan dan akan kami sampaikan hasilnya nanti,” ujarnya.

Diketahui, kasus ini pun sempat mencuat setelah puluhan warga mengaku menjadi korban dari Mantri KUR BRI Unit Pasar Ciawi. Dimana banyak masyarakat dicatut datanya sebagai penerima KUR. Akan tetapi mereka tidak menerima uang hasil permohonan KUR tersebut.

Hal ini pun kemudian menimbulkan kegaduhan sebab dengan korban yang cukup lumayan banyak. Bahkan perwakilan masyarakat yang dibantu LSM sempat mendatangi DPRD Kabupaten Tasikmalaya guna meminta pertolongan pada wakil rakyat atas kasus yang dialami tersebut.