Banten – Link cek bansos palsu yang beredar di WhatsApp media sosial Telegram, Facebook dan lainnya kini semakin marak beredar. Hal itu berhubungan dengan pencairan bansos pemerintah yang semakin gencar dilakukan pada akhir tahun 2024.
Namun, hal tersebut justru dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk melancarkan aksinya. Salah satu yang sering banyak ditemui saat ini adalah beredarnya link cek bansos tidak resmi di media sosial,” 27 Desember 2024.

Grup WhatsApp menjadi tempat yang paling banyak ditemukan link cek bansos palsu.
Bagaimana Link Cek Bansos Palsu Bekerja?
Pelaku mengirimkan link cek bansos di grup WhatsApp atau chat Facebook dengan nomor baru maupun nomor yang ada di kontak.
Setelah ditanya pada pengirim link, dia mengaku nomornya baru 2 hari tidak bisa di gunakan untuk WhatsApp dan tidak pernah mengirim link apapun, tentunya mereka sudah menyadap akun pengirim link.

Setiap nomor WhatsApp yang terdaftar di kontak di japri satu-satu dan di kirim link tersebut ditambah jugak di kirim ke grup-grup WhatsApp.
Link tersebut merupakan link phishing yang digunakan untuk mengambil data hingga mengambil alih akun media sosial korban.
Link tersebut mencoba meminta informasi mulai dari nama lengkap, nomor induk kependudukan (NIK), nomor HP dan informasi sensitif lainnya.



