Senada dikatakan Sumarni (50), warga Lopang Cilik yang juga turut antre.
“Susah gas sekarang, asal sudah mau lebaran pasti susah nyarinya, biasa nyari di warung-warung madura, juga selalu ada tapi sekarang langka,” kata Sumarni.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada pemangkasan subsidi terhadap elpiji 3 kg.
Dia mengatakan, jumlah subsidi yang diberikan pemerintah terhadap elpiji 3 kg, tetap mencapai Rp 87 triliun.
“Nggak ada, nggak ada pengurangan subsidi. Subsidi elpiji tetap Rp 87 triliun, nggak ada yang dikurangi sedikit pun, ya,” ujar Bahlil kepada wartawan, Sabtu (1/2/2025) lalu.
Bahlil juga mengungkapkan, bahwa tidak ada masalah kelangkaan elpiji 3 kg jelang bulan Ramadan. Dia menyebut ketersediaan elpiji 3 kg aman.
Bahlil sekaligus membantah adanya kelangkaan elpiji 3 kg. Menurutnya, pemerintah sedang mengatur pengelolaan elpiji 3 kg, agar tidak ada yang mencoba memainkan harga jualnya.
“Oh gini, kalau dibilang elpiji langka, nggak. Elpiji itu tetap semua ada. Tapi sekarang lagi ditata kelolanya, diatur agar tidak boleh ada oknum yang menaikkan harga elpiji 3 kg,” kata Bahlil.
(Rohim).





