Tentu kalau situasi ini terus dibiarkan akan terjadi chaos dimana-mana. Sehingga Presiden perlu mengevaluasi para pembantunya yang sering kali membuat gaduh dan memiliki agenda tertentu.
Perlu adanya filterisasi lagi, lanjut dia, siapakah yang masih loyal kepada rakyat sesuai dengan garis perjuangannya Presiden Prabowo.
“Jangan seperti Menteri Bahlil yang tiba-tiba mengeluarkan kebijakan kontroversial tanpa adanya sosialisasi yang jelas. Di mana menteri seperti sudah sangat layak untuk dicopot dan Presiden harus segera menganulir kebijakannya. Agar rakyat tidak menjadi susah dikemudian hari,“ tutup Sutisna.
(Rohim)




