Selain pendidikan, KITA Kabupaten Lebak juga menyoroti masalah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang masih belum merata di Kabupaten Lebak.
“Tingkat pengangguran di Kabupaten Lebak masih tinggi, sementara banyak pemuda desa yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak,” jelas Yusuf.

Karena itu, KITA Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah Kabupaten Lebak agar tetap selaras dengan kepentingan masyarakat.
“Apalagi mereka dipilih oleh rakyat, sehingga seharusnya kebijakan yang diambil bersifat pro-masyarakat. Itu adalah janji yang telah mereka tawarkan kepada masyarakat Kabupaten Lebak, ” ucap Yusuf.
Yusuf menegaskan bahwa Organisasi KITA akan menjadi mitra kritis pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Lebak yang unik.
“Kami berharap kepemimpinan baru ini membawa perubahan nyata bagi masyarakat, bukan sekadar janji politik belaka,” pungkasnya.




