Gederang Perang Ditabuh, Said Abdullah Siap Perang Terbuka dengan Jokowi
Jakarta – Politisi PDI-P Said Abdullah mengisyaratkan agar Joko Widodo (Jokowi) tak lagi ikut campur urusan internal PDIP. Hal itu disampaikan Said merespons pernyataan Jokowi yang berharap agar kepala daerah dari PDIP mengikuti restret di Akmil Magelang meski ada instruksi larangan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Ketua Front Pemuda Madura (FPM), Asip Irama merespons pernyataan Said. Ia menilai pernyataan tersebut tidak pantas dan terkesan menyerang Jokowi. Padahal, menurutnya, pernyataan pernyataan Presiden ke-7 RI itu normatif dan justru menunjukkan dirinya sebagai seorang negarawan.
Asip mengingatkan Said Abdullah bahwa Jokowi sebagai mantan kader PDIP turut berkontribusi membesarkan partai berlambang kepala banteng itu.
“Bagaimana pun Jokowi itu turut berkontribusi membesarkan PDIP dan pernyataan Jokowi kan sebenarnya negarawan,” kata Asip di Jakarta pada Sabtu (22/2/2025).
Terlebih, katanya, pembinaan kepala daerah yang berlangsung di Magelang itu merupakan agenda pemerintah. “Retret itu kan agendanya pemerintah dan PDIP selama ini selalu bilang bahwa Bu Mega tak ada masalah dengan Presiden Prabowo,” sambungnya.
