Rizki juga menyebut ada upaya mengubah struktur kepengurusan AMPI dengan memasukkan nama-nama baru serta memecat sejumlah pengurus yang dianggap tidak sejalan.
“Dalam pleno, Jerry ingin membuka ruang untuk mengubah SK awal dengan mengganti komposisi kepengurusan dan menyingkirkan pihak-pihak yang dianggap berseberangan. Ini jelas melanggar kesepakatan yang sudah disepakati bersama,” tambahnya.

Rizki menyesalkan adanya upaya-upaya yang tidak menghormati upaya para senior di DPP Partai Golkar dalam menengahi konflik ini.
“Manuver ini sangat disayangkan karena menunjukkan ketidakpatuhan terhadap kesepakatan yang telah disepakati bersama. Ini juga berarti mengabaikan peran DPP Partai Golkar yang berupaya menyelesaikan konflik ini secara adil,” ujarnya.

Sebagai langkah selanjutnya, Rizki menegaskan bahwa penyelesaian konflik di DPP AMPI kini diserahkan sepenuhnya kepada DPP Partai Golkar sebagai pembina organisasi.
“Saya akan meminta arahan dari DPP Partai Golkar terkait langkah-langkah ke depan. Semua ini demi menjaga soliditas AMPI yang kita cintai,” tutupnya.



