Teropongistana.com Jakarta – Upaya rekonsiliasi di tubuh DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menemui jalan buntu. Penyelesaian konflik di DPP AMPI kini diserahkan sepenuhnya kepada DPP Partai Golkar sebagai pembina organisasi.
Rapat pleno yang dijadwalkan sebagai bagian dari penyelesaian konflik internal gagal dilaksanakan setelah salah satu pihak melanggar kesepakatan dalam proses mediasi.

Kesepakatan tersebut sebelumnya telah ditandatangani oleh Jerry Sambuaga dan Omar pada 25 Maret 2025 di Hotel Sultan, dalam pertemuan yang diinisiasi oleh DPP Partai Golkar sebagai pembina organisasi untuk meredam ketegangan di internal AMPI.
“Kesepakatan yang difasilitasi oleh DPP Golkar sebagai langkah rekonsiliasi telah dilanggar,” ujar Rizki Maulana, yang kembali ditunjuk sebagai Sekjen Plt DPP AMPI berdasarkan hasil mediasi tersebut, Jumat (27/3/2025).

Rizki menegaskan, Jerry melanggar kesepakatan dengan mengeluarkan undangan rapat pleno tanpa tanda tangannya sebagai Sekjen Plt.
“Ini menunjukkan ada manuver melawan keputusan bersama yang telah dia tanda tangani sendiri,” tegas Rizki.



