“Kawan kawan Mahasiswa dari AMUD ini dengan pergerakannya yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat kepada pemerintah ini membuktikan bahwa kawan-kawan peduli terhadap kepentingan sosial dimasyarakat. Saya yakin dengan dukungan dari kalangan pemuda, RPM akan semakin kuat dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat yang selama ini masih banyak yang perlu diperjuangkan,”ujarnya.

Daus sapaan akrabnya juga mengatakan bahwa RPM tidak memandang profesi didalamnya, tidak ada perbedaan ketinggian pangkat atau jabatan.

Baca JugaAgenda Jahat Jokowi Ingin Hancurkan PrabowoSenin, 31 Maret 2025
Agenda Jahat Jokowi Ingin Hancurkan Prabowo Teropongistana.com Jakarta - Presiden Prabowo Subianto diyakini akan menuai hasil perselingkuhan politik dengan Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi.  Karena diduga saat ini agenda Jokowi dan oligarki di belakangnya sedang berupaya menghancurkan Prabowo. "Saat ini agenda Jokowi dan oligarki di belakangnya sedang berupaya hancurkan Prabowo," kata Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada wartawan, Minggu 30 Maret 2025. Ditambahkan Muslim, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat membantah ayahnya, Jokowi karena selama ini Gibran dianggap hasil dari pengkhianatan konstitusi. "Sulit dimaafkan, bahkan seharusnya dimakzulkan. Gibran adalah potret busuk politik Jokowi yang dimanfaatkan Prabowo untuk mendapatkan dukungan Jokowi dan oligarki di belakang Jokowi untuk memperoleh kekuasaan dengan melanggar konstitusi," kata Muslim. Apalagi, kata Muslim, terpilihnya Prabowo-Gibran adalah dukungan dari Jokowi sebagaimana yang pernah disampaikan Prabowo saat pidato di HUT ke-17 Partai Gerindra. "Prabowo menikmati itu, dan sekarang Prabowo akan menuai hasil perselingkuhan politik dengan Jokowi. Dan Gibran itu hanya boneka dan pion Jokowi dan oligarki di belakangnya," pungkas Muslim.

Meskipun, dalam stukturisasi ada kepengurusan inti, ia mengutip dari pendiri RPM Bang Aji Rosyad, bahwa jabatan di RPM hanyalah amanah yang telah disepakati oleh keluarga besar di RPM itu sendiri.

Karena RPM, lanjut Daus menegaskan, terbentuk dalam persatuan masyarakat dengan tujuan berjuang bersama-sama membela hak-hak masyarakat dan juga menciptakan gagasan untuk mencapai kesejahteraan yang mandiri dan menciptakan karya-karya yang bernilai dalam pembangunan daerah khususnya di masyarakat secara utuh.

“Untuk itu, saya dengan pendirian dan dengan prinsip yang sama, kita bersatu bersama sama untuk mencitpakan gagasan itu di RPM, dan kita akan selalu terbuka bagi masyarakat yang ingin tergabung di RPM. Namun, tentu bagi yang memiliki prinsip dan tujuan yang sama di RPM,” tegasnya.

Diketahui, setelah pertemuan dan diskusi tersebut, puluhan Aktivis Muda dari berbagai Kampus yang ada di Provinsi Banten khususnya dalam AMUD menyepakati dan memberi dukungan penuh terhadap langkah RPM.