” Ketiga, saya menilai cover both side yang diterapkan Tempo dalam peliputan tersebut hanya sekedar formalitas sebagai pembenaran atas rumor dan desas-desus yang direkayasa sebagai fakta dan data. Jadi, sangat wajar jika Sufmi Dasco Ahmad berhak tidak meladeni konfirmasi rumor dan desas-desus yang ditulis Tempo. Karena memang sudah menjadi kebiasan Tempo menjadikan cover both side sebagai pelengkap semata untuk penulisan rumor dan desas-desus yang telah dipaksakan sebagai fakta ditulis sebagai berita. Di era post jurnalisme, kita tidak hanya mengenal berita palsu (hoaks), tapi juga berkembang fakta palsu, yaitu opini dan peristiwa hasil rekayasa yang dikembangkan jadi fakta.

Keempat, sekalipun Sufmi Dasco Ahmad menggunakan hak jawabnya melalui mekanisme Dewan Pers, namun “penghakiman sepihak” seperti yang dilakukan majalah Tempo tidak akan sepenuhnya dapat memulihkan kredibilitas dan nama baik yang sudah terlanjur dicemarkan dan dirusak melalui berbagai platform media sosial. Menurut saya, memang pemberitaan Tempo bertendensi politik yang bertujuan merusak nama baik dan kredibilitas Sufmi Dasco Ahmad sebagai pejabat pemerintah dan “orang dekat” Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga RPM Mendapat Dukungan Serius dari Aktivis AMUD Jumat, 4 April 2025
Rpm Mendapat Dukungan Serius Dari Aktivis Amud

Kelima, setelah saya membaca dengan teliti tiap huruf, kata dan kalimat, tidak ada satupun data dan fakta yang diungkap oleh Tempo untuk memperkuat “penghakiman sepihak” terhadap Sufmi Dasco Ahmad yang dikaitkan dengan judi kasino di Kamboja.

Keenam, karena itu saya dapat memastikan pemberitaan Tempo yang mengaitkan nama Sufmi Dasco Ahmad dengan judi kasino di Kamboja berbasis pada rumor dan desas-desus, tanpa fakta dan data. Saya yakin Tempo pasti dapat pasokan rekayasa rumor dan desas-desus dari kelompok kepentingan yang terganggu dengan peran strategis Sufmi Dasco Ahmad di era Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketujuh, berdasarkan pengalaman pribadi saya yang sering mendengar berbagai informasi dari berbagai pihak dan kepentingan, nama Sufmi Dasco Ahmad memang sering kali dipakai-pakai oleh berbagai pihak yang mau cari aman, cari untung, cari project dan cari jabatan, tentu tanpa sepengetahuan Sufmi Dasco Ahmad.

Kedelapan, terakhir Sufmi Dasco Ahmad mengundurkan diri dari posisi Komisaris Utama MNC Digital Entertainment, Tbk pada Mei 2023. Menurut CV di MNC Digital Entertainment, Tbk Sufmi Dasco Ahmad pernah berhubungan bisnis dengan berbagai perusahaan di luar negeri, termasuk Golden Oasis Entertainment Co Ltd.

Kesembilan, sebetulnya Tempo edisi Agustus 2024, mengaku telah mendapatkan nama-nama pengelola bisnis tersebut dari sumber resmi Kementerian Perdagangan Kamboja dimana sebagian merupakan Warga Negara Kamboja dan tak ada nama Sufmi Dasco Ahmad di sana.

Kesepuluh, anehnya pada edisi 7-13 April 2025 seiring meningkatnya situasi politik, Tempo menyangkutpautkan nama Sufmi Dasco Ahmad dengan bisnis kasino di Kamboja. Penulisan berita mengaitkan nama Sufmi Dasco Ahmad tersebut bernuansa insinuatif dan bertendensi politik. Padahal dengan nama-nama pengelola Golden Oasis Entertainment Co Ltd termutakhir yang sudah dikantonginya, Tempo justru tidak melakukan pendalaman terhadap mereka dan malah melemparkan rumor dan gosip yang secara kejam membunuh karakter personal tanpa bukti yang kuat.

Kesebelas, saya kuatir media Tempo telah terjebak menjadi media rumor dan gosip yang diperalat oleh kelompok kepentingan, baik kepentingan bisnis maupun kepentingan geopolitik, sebagai alat untuk melancarkan intrik politik.

Keduabelas, menurut saya pers yang dalam pemberitaanya melakukan “penghakiman sepihak” sangat berperan dalam merusak kredibilitasnya yang diklaim sebagai salah satu pilar demokrasi.

Baca Juga Agenda Jahat Jokowi Ingin Hancurkan Prabowo Senin, 31 Maret 2025
Agenda Jahat Jokowi Ingin Hancurkan Prabowo Teropongistana.com Jakarta - Presiden Prabowo Subianto Diyakini Akan Menuai Hasil Perselingkuhan Politik Dengan Presiden Ke-7 Joko Widodo Alias Jokowi.  Karena Diduga Saat Ini Agenda Jokowi Dan Oligarki Di Belakangnya Sedang Berupaya Menghancurkan Prabowo. &Amp;Quot;Saat Ini Agenda Jokowi Dan Oligarki Di Belakangnya Sedang Berupaya Hancurkan Prabowo,&Amp;Quot; Kata Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi Kepada Wartawan, Minggu 30 Maret 2025. Ditambahkan Muslim, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Tidak Dapat Membantah Ayahnya, Jokowi Karena Selama Ini Gibran Dianggap Hasil Dari Pengkhianatan Konstitusi. &Amp;Quot;Sulit Dimaafkan, Bahkan Seharusnya Dimakzulkan. Gibran Adalah Potret Busuk Politik Jokowi Yang Dimanfaatkan Prabowo Untuk Mendapatkan Dukungan Jokowi Dan Oligarki Di Belakang Jokowi Untuk Memperoleh Kekuasaan Dengan Melanggar Konstitusi,&Amp;Quot; Kata Muslim. Apalagi, Kata Muslim, Terpilihnya Prabowo-Gibran Adalah Dukungan Dari Jokowi Sebagaimana Yang Pernah Disampaikan Prabowo Saat Pidato Di Hut Ke-17 Partai Gerindra. &Amp;Quot;Prabowo Menikmati Itu, Dan Sekarang Prabowo Akan Menuai Hasil Perselingkuhan Politik Dengan Jokowi. Dan Gibran Itu Hanya Boneka Dan Pion Jokowi Dan Oligarki Di Belakangnya,&Amp;Quot; Pungkas Muslim.

Ketigabelas, saya berharap pers tidak bertindak menjadi bagian dari operasi pembusukan terhadap kebenaran (truth decay), ketika opini, rumor dan desas-desus diolah dan direkayasa sebagai fakta dan informasi.