Teropongistana.com Jakarta – Pengamat Politik, Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menyebut langkah cerdas Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai Juru Bicara (Jubir) Presiden. Menurut Jerry, penunjukan Prasetyo sebagai Jubir karena pernyataan blunder dari Hasan Nasbi yang membuat gaduh menanggapi teror kepala babi kepada wartawan Tempo.
“Langkah cerdas pembuat gaduh kepala babi digantikan posisinya oleh Mensesneg Prasetyo Hadi . Saya kira langkah smart Presiden Prabowo dengan mengganti jubir presiden yang dipegang Hasan Nasbi, ” Kata Pengamat Politik, Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie lewat pesan WhatsAapnya, Kamis (17/4/2025)

Jerry membenarkan, kalau Mensesneg dipegang Jubir malah lebih afdol. Kata Jerry, pada era Presiden ke-2 Soeharto saja memakai Moerdiono sebagai Jubirnya yang juga kala itu menjabat sebagai Mensesneg.
“Dari pada blunder terus maka sangat layak Hasan diganti. Ini memberi sinyal Prabowo tegas dan tak main-main. Memang jubir itu tipikal Prasetyo yang tenang dan berwibawa. Relax, easy going dan easy listening,” ucap Jerry.
![Baubau – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Lamangga, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (14/4/2025). Menurut Ribka, program MBG sudah seharusnya dilaksanakan hingga ke pelosok negeri. "Ternyata di Provinsi Sulawesi Tenggara sudah dilaksanakan program pemberian makanan bergizi untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA)," katanya. Ribka menegaskan, pelaksanaan program MBG dapat memberikan multiplier effect atau efek berganda yang diharapkan mampu menghidupkan sentra ekonomi wilayah setempat. "Artinya pertanian, kemudian peternakan, di bidang tenaga kerja. Ini kan semua akan dapat multiplier effect dari program pemberian makanan bergizi," ujarnya. Selain memberikan manfaat ekonomi, menurut Ribka, program MBG merupakan bentuk investasi terhadap sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan, Presiden Prabowo Subianto berharap MBG dapat memperbaiki kualitas SDM di seluruh Indonesia. "[SDM] dari Sabang sampai Merauke ini memang harus diperbaiki dalam rangka kita akan mendapatkan bonus demografi di tahun 2045," tegasnya. Selain itu, Ribka juga menyinggung menu MBG di Kota Baubau. Mengingat Provinsi Sultra adalah daerah penghasil perikanan, ia meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memberikan menu bergizi yang beragam kepada anak-anak, misalnya dengan memanfaatkan potensi hasil laut yang merupakan kekayaan alam daerah setempat. "Artinya sayurnya, kemudian lauknya misalnya, apalagi di sini kan daerah penghasil perikanan ya, sumber daya laut ini juga harus diberikan [sebagai menu] makanan, jadi tidak hanya ayam," pungkasnya. Sebagai tambahan informasi, dalam peninjauan tersebut Ribka didampingi oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Ketua DPRD Provinsi Sultra La Ode Tariala, Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Komandan Resor Militer (Danrem), dan Kepala SPPG Provinsi Sultra.](https://cetromedia.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250414-WA0135-scaled-220x150.webp)
“Lebih baik memang Prasetyo Hadi yang sangat dekat cukup lama dengan Prabowo. Jadi otomatis lebih mengenal dekat kepribadian Prabowo. Kan Hasan ini jubir Jokowi 2024 lalu, jadi tak ada persoalan jika ada pergeseran. Jadi saat ini Prabowo memilih orangnya sendiri,” tambah pria cepak berambut pirang tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Hasan Nasbi menjadi sorotan usai pernyataannya dalam menanggapi teror kepala babi. Dia menanggapi teror itu dengan berkelakar menggunakan kalimat “dimasak saja”, alih-alih mengecam.



