Namun demikian, kata Musa jika memang ada perombakan, pihaknya mendukung asalkan pejabat yang menggantikanya sesuai dengan kapasitas atau linier dengan memiliki kemampuan dibidangnya. Artinya, kata Musa jika memang Kadis pada Dinas Pendidikan akan diganti, dia harus ahli dan bergelut dibidangnya.

“Saya berharap pak Habsi tidak serius menanggapi pesan dari orang tuanya yaitu Hj Mulyadi Jayabaya soal perombakan kepala dinas. Apalagi sudah ramai di publik karena kalau ini ditanggapi secepatnya maka penilaian publik kepada pak Hasbi akan negatif seakan-akan beliau menjadi Bupati dikendalikan oleh orang tuanya atau boneka,” jelas Musa.

Dijelaskan Musa, pak Hasbi saat ini memiliki amanah pengabdian untuk rakyat Kabupaten Lebak sebagai Bupati artinya dia harus betul-betul mengabdi untuk kepentingan rakyat bukan kepentingan keluarga atau titipan orang tua. Artinya, kata Musa, ketika Pak Hasbi mengakomodir apa yang disampaikan oleh Hj Mulyadi Jayabaya yang sangat buruk tersebut, seakan beliau tidak objektif tidak profesional dan tidak akuntabel di dalam menentukan kepala dinas.

Untuk diketahui, ke empat kepala OPD yang disebut oleh Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yaitu Hj Mulyadi Jayabaya layak dievaluasi adalah, Kepala Dinas Perizinan Yadi Basari, Kepala Bapelitbangda Yosep M Kholis dan Kepala Disperindag Orok Sukmana, serta Kepala Dindik Lebak Hari Setiono.  (Deni/Red)