Bapak Lektor Ama Putra Zebua, tokoh agama dari Gereja Katolik, turut menyampaikan pesan rohani agar pasangan ini hidup dalam kasih, saling mendukung, tetap sehat, dan taat kepada Tuhan, sehingga menjadi keluarga yang diberkati dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kita berharap keluarga baru ini bisa mencerminkan nilai-nilai yang baik dan menjadi panutan bagi generasi berikutnya, apalagi keduanya berasal dari latar belakang pendidikan yang baik,” ungkap beliau.
Puncak acara semakin meriah dengan Tarian Maena, sebuah tradisi khas suku Nias (Ono Niha), yang selalu dihadirkan dalam pesta pernikahan sebagai simbol kegembiraan dan kekeluargaan. Seluruh tamu undangan dari berbagai latar belakang tampak antusias dan larut dalam suasana perayaan.
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan, budaya, dan kehangatan masyarakat Tapian Nauli tetap terjaga dalam setiap momen bersejarah warganya.




