Dalam orasi politiknya, H. Ahmad Fauzi menyalakan bara semangat para kader:

“Kita tidak sedang mencetak kader biasa. Kita sedang membangun tentara ideologis. Siap siaga, taat komando, dan setia pada garis perjuangan Gus Muhaimin!”

Sementara itu, Komandan DKC Panji Bangsa Kabupaten Lebak, Ade Andriana, menegaskan:

“Panji Bangsa adalah benteng partai. Dari sinilah lahir pejuang-pejuang yang tak akan goyah oleh tekanan. Mereka akan turun ke tengah rakyat, membawa cahaya perubahan.”

Dari Pelosok, Untuk Perjuangan Bangsa

Dikbar Panji Bangsa ini menggandeng instruktur-instruktur dari DPP PKB dan Dewan Komando Pusat. Para kader muda tidak hanya digembleng secara intelektual, tetapi juga dipersiapkan menjadi pemimpin lapangan sejati.

Latihan fisik, simulasi kebijakan, dan pembekalan strategi politik menjadi bagian dari proses keras namun penuh makna. Di akhir pelatihan, para peserta bersumpah di bawah kibaran bendera Panji Bangsa untuk selalu setia, tak gentar, dan tak lelah berjuang demi umat dan negeri.

Dari Lebak, Kita Kirim Sinyal ke Nusantara: PKB Siap Menang, Siap Membela!

Pendidikan ini bukan hanya menanamkan ilmu, tapi juga menyalakan api perlawanan terhadap kemiskinan, ketimpangan, dan ketidakadilan. PKB Lebak membuktikan, bahwa dari desa terpencil pun bisa lahir para pemimpin hebat.

DPC PKB Lebak berharap pendidikan ini menjadi pondasi lahirnya kader-kader militan yang siap turun ke medan politik, memperjuangkan hak rakyat, dan menjaga amanat partai.

“Kami tidak takut hujan, tidak gentar panas. Kami kader Gus Muhaimin, dan kami siap menang!”  sorak kader di penutupan acara.

(Yusuf)