“Saya kira ada upaya menggoyang dan menggangu presiden Prabowo dan menurunkan elektabilitasnya,” sambung Jerry.
Sekedar informasi, Pemerintah dan sejumlah anggota parlemen mengecam seruan mengibarkan bendera tersebut, menyebutnya sebagai tindakan provokatif dan bisa memecah belah bangsa, bahkan menudingnya sebagai perbuatan makar. Sementara itu, penggemar One Piece mempertanyakan sikap pemerintah yang terkesan kaku dan terlalu serius dalam merespons seruan tersebut.
Baca JugaGolkar Bergejolak: Dukungan Netizen Meluas untuk Ganti Bahlil, Munaslub Disebut Didukung IstanaJumat, 1 Agustus 2025

Bendera fiktif itu berlatar hitam dengan tengkorak dan dua tulang yang menyilang di belakangnya. Tengkorak berwarna putih dengan ekspresi tersenyum itu berhias topi jerami kuning khas tokoh utama One Piece, Monkey D. Luffy.





